Cartoons Comments Pictures
Blue Fire Pointer
  • Posted by : Unknown Selasa, 04 Oktober 2016

    Sebuah program tidak selamanya akan berjalan dengan mengikuti struktur berurutan, kadang-kadang kita perlu merubah urutan pelaksanaan program dan menghendaki agar pelaksanaan program meloncat ke baris tertentu. Peristiwa ini kadang disebut sebagai percabangan/pemilihan atau keputusan. Algoritma percabangan pada pemrograman umumnya menggunakan kata kunci IF (jika), THEN (maka), dan ELSE (selainnya). Berikut kelompok saya akan mejelaskan tentang algoritma percabangan 1 kondisi dan 2 kondisi beserta contoh kasusnya.


    ALGORITMA PERCABANGAN 1 KONDISI
    Algoritma percabangan dengan 1 kondisi memiliki format dasar seperti berikut :
                IF <kondisi>
                THEN <pernyataan>
    Pada format diatas , jika <kondisi> bernilai benar maka <pernyataan> dikerjakan, sedangkan jika bernilai salah, maka <pernyataan> tidak dikerjakan dan proses langsung keluar dari percabangan.
    Contoh Kasus : Nilai siswa akan gagal bila bernilai ≤ 60

    ALGORITMA BAHASA NATURAL
    1. Mulai
    2. Menentukan nilai siswa
    3. Jika nilai siswa ≤ 60
    4. Siswa dinyatakan Gagal
    5. Selesai

    PSEUDOCODE
    Var :
                nilai_siswa : integer
    Pseudocode :
    Read ( nilai siswa )
    IF nilai siswa ≤ 60 THEN
     write ( Siswa dinyatakan gagal )

    FLOWCHART




    ALGORITMA PERCABANGAN 2 KONDISI
    Algoritma percabangan dengan 2 kondisi memiliki format dasar seperti berikut :
                IF <kondisi>
                THEN <pernyataan 1>
                ELSE <pernyataan 2>
    Pada format di atas, Jika <kondisi> bernilai benar maka pernyataan 1 dikerjakan. Sedangkan jika tidak (<kondisi>bernilai salah), maka pernyataan yang dikerjakan adalah pernyataan 2. Berbeda dengan percabangan 1 kondisi, pada percabangan dua kondisi ada dua pernyataan untuk kedua kondisi,yaitu untuk <kondisi> yang bernilai benar dan <kondisi> yang bernilai salah.
    Contoh Kasus : Penggolongan nilai

    ALGORITMA BAHASA NATURAL
    1. Mulai
    2. Menentukan nilai siswa
    3. Jika nilai siswa ( 0 – 100 ) > 75 Tergolong Baik
    4. Jika nilai siswa ( 0 – 100 ) ≤ 75 Tergolong Cukup
    5. Tampilkan hasil
    6. Selesai

    PSEUDOCODE
    Var :
                nilai_siswa : integer
    Pseudocode
    read (nilai siswa )
    IF nilai siswa > 75 THEN
    write ( tergolong baik )
    ELSE
    write ( tergolong cukup )

    FLOWCHART

    Leave a Reply

    Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

  • Copyright © - imron maulana tkj3

    imron maulana tkj3 - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan